Pangandaran, FOX Indonesia – Ketua Dai Kamtibmas, Pangandaran Ustadz Aripin s.pd.i menyampaikan dukungan terhadap Rencana Pendirian IAIN Pangandaran. Ia menegaskan dukungan positif terhadap rencana pendirian IAIN Pangandaran.

 

Dukungan tersebut merupakan bentuk komitmen dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan, penguatan kehidupan keagamaan, serta pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Pangandaran.

Menurutnya, kehadiran IAIN Pangandaran akan menjadi momentum penting bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk memperoleh akses pendidikan tinggi keagamaan yang berkualitas tanpa harus meninggalkan daerah.

 

“Kami dari Dai Kamtibmas Pangandaran memberikan dukungan terhadap rencana pendurian IAIN Pangandaran. Kami melihat kehadiran perguruan tinggi Islam negeri di Pangandaran akan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan kualitas pendidikan, membentuk generasi muda yang berakhlak, berilmu, memiliki wawasan kebangsaan, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah,” ujarnya.

 

Ia berharap rencana pendirian IAIN Pangandaran dapat dilaksanakan dengan mengedepankan kepentingan masyarakat, sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, serta melalui komunikasi dan sinergi yang baik antara pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi dan seluruh elemen masyarakat.

 

“Kami berharap seluruh pihak dapat bersama-sama memberikan dukungan dan menjaga suasana yang kondusif. Pembangunan perguruan tinggi bukan hanya pembangunan fisik, tetapi merupakan investasi untuk masa depan generasi muda Pangandaran,” tambahnya.

 

Ketua Dai Kamtibmas Pangandaran juga menilai bahwa keberadaan IAIN nantinya dapat menjadi pusat pendidikan, pengembangan ilmu pengetahuan, dakwah, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang mampu memberikan dampak positif terhadap kehidupan sosial, ekonomi dan keagamaan masyarakat.

 

“Kami mendukung IAIN Pangandaran karena pendidikan adalah investasi masa depan. Semoga rencana ini dapat terwujud dan menjadi kebanggaan masyarakat Pangandaran serta memberikan manfaat yang luas bagi generasi yang akan datang.”

 

Dukungan tersebut menjadi bagian dari aspirasi masyarakat yang menginginkan agar Kabupaten Pangandaran tidak hanya berkembang sebagai daerah pariwisata, tetapi juga menjadi daerah yang kuat dalam bidang pendidikan, keagamaan, kebudayaan dan pembangunan sumber daya manusia.

 

Kajian Komprehensif dan Dukungan Organisasi Keagamaan

Atas rencana pembangunan IAIN Pangandaran tersebut, telah dilakukan kajian dan pembahasan secara komprehensif dengan mempertimbangkan berbagai aspek, antara lain aspek pendidikan, sosial, keagamaan, ekonomi, pembangunan daerah, kebutuhan masyarakat, serta prospek pengembangan sumber daya manusia di Kabupaten Pangandaran.

 

Hasil kajian tersebut menunjukkan bahwa keberadaan IAIN Pangandaran memiliki nilai strategis dan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Kehadirannya diharapkan dapat memperluas akses pendidikan tinggi, memperkuat ekosistem pendidikan keagamaan, serta menjadi salah satu pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan pembinaan generasi muda di wilayah Pangandaran dan sekitarnya.

 

Dukungan terhadap rencana tersebut juga datang dari sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) keagamaan dan tokoh-tokoh agama, yang pada prinsipnya memandang pembangunan IAIN Pangandaran sebagai kebutuhan strategis bagi kemajuan pendidikan dan kehidupan keagamaan masyarakat.

 

Dukungan tersebut sekaligus mencerminkan adanya aspirasi dan semangat bersama dari berbagai elemen masyarakat agar rencana pembangunan IAIN Pangandaran dapat direalisasikan dengan tetap memperhatikan ketentuan hukum, tata kelola pemerintahan yang baik, kepentingan masyarakat, serta prinsip transparansi dan akuntabilitas.

 

Dengan demikian, dukungan terhadap pembangunan IAIN Pangandaran bukan semata-mata didasarkan pada kepentingan pembangunan fisik, tetapi merupakan bagian dari visi jangka panjang untuk membangun manusia Pangandaran yang berilmu, berakhlak, berintegritas, memiliki wawasan kebangsaan, serta mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.***