Pangandaran, FOX Indonesia – Pemandangan tak biasa terlihat di jalur penghubung tiga destinasi wisata unggulan di selatan Pangandaran mulai dari Desa Wisata Bahari Legokjawa, Pantai Madasari, hingga Pantai Batukaras pada Jumat, 24 April 2026. Di tengah aktivitas wisata yang tetap berjalan, sejumlah unsur pemerintah dan masyarakat justru sibuk dengan sapu, sabit, dan kantong sampah.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program “Jumat Bersih” (Jumsih) yang diinisiasi Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami. Forkopimcam Cimerak bersama berbagai elemen turun langsung ke lapangan, mulai dari Koramil 2502/Cijulang, Polsek Cimerak, aparatur kecamatan, tenaga kesehatan dari Puskesmas Cimerak dan Legokjawa, hingga perwakilan pendidikan, penyuluh, dan tokoh keagamaan.

Mereka bahu-membahu membersihkan area sepanjang jalur wisata, termasuk saluran air dan titik-titik yang kerap menjadi tempat penumpukan sampah. Aktivitas ini menjadi upaya nyata menjaga wajah kawasan wisata agar tetap bersih dan nyaman bagi pengunjung.

Di tengah kesibukan tersebut, perhatian warga sempat tertuju pada sosok Anne Halyda Mayangsari, pegawai Puskesmas Legokjawa. Kehadirannya menjadi perbincangan karena wajahnya dinilai mirip dengan Kanaya Whu, seorang vokalis yang cukup dikenal di Jawa Barat.

Kepala Dusun Cidadap, Engkus Kusnandar, mengaku terkejut dengan kemunculan sosok yang disebut “mirip artis” itu di tengah kegiatan rutin. Namun, menurutnya, hal yang lebih menonjol justru semangat kerja Anne di lapangan.

“Setiap Jumat kami memang rutin menggelar bersih-bersih. Ini bagian dari komitmen menjaga lingkungan, apalagi wilayah kami jalur wisata,” ujarnya.

Ia menambahkan, Anne tidak hanya menarik perhatian karena kemiripan wajah, tetapi juga karena kegigihannya saat bekerja. Dengan peralatan sederhana, Anne terlihat cekatan membersihkan rumput liar dan sampah di sekitar area.

“Kerjanya gesit dan seperti sudah terbiasa. Itu yang membuat kami ikut termotivasi,” kata Engkus.

Kehadiran Anne pun memberi warna tersendiri dalam kegiatan tersebut. Di tengah isu kebersihan yang kerap menjadi perhatian di kawasan wisata, momen ini justru menghadirkan suasana lebih hangat dan penuh semangat kebersamaan.

Menanggapi hal itu, Anne sendiri memilih bersikap santai. Ia menegaskan bahwa fokus utamanya adalah berpartisipasi dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Yang penting kami bisa ikut berkontribusi. Kegiatan seperti ini sudah biasa, jadi tidak ada rasa canggung,” ujarnya.

Ia juga berharap program seperti Jumsih tidak berhenti sebagai kegiatan rutin semata, tetapi mampu membangun kesadaran masyarakat secara berkelanjutan, terutama di daerah wisata.

“Lingkungan yang bersih membuat wisatawan nyaman dan masyarakat lebih sehat. Dampaknya pasti kembali ke kita,” tambahnya.

Kegiatan Jumat Bersih di Cimerak kali ini tidak hanya menjadi agenda gotong royong biasa, tetapi juga menghadirkan cerita menarik yang menghidupkan suasana. Bahkan, beberapa warga sempat menghentikan aktivitasnya sejenak untuk memastikan kemiripan Anne dengan sosok penyanyi tersebut.

“Awalnya saya kira itu benar Kanaya yang ikut kegiatan,” ujar seorang warga, Dede Umar, sambil tersenyum.***