
Pangandaran, FOX Indonesia – Keberadaan Jembatan Sodongkopo yang menghubungkan akses menuju kawasan wisata Pantai Batukaras membawa dampak positif, tidak hanya bagi sektor pariwisata, tetapi juga terhadap percepatan layanan kesehatan bagi masyarakat dan wisatawan.

Kepala UPTD Puskesmas Cijulang, Dadang Saripudin, S.Kep., Ners., melalui Perawat Puskesmas Cijulang, N. Nurhayati, mengatakan jembatan tersebut sangat membantu petugas kesehatan dalam memberikan penanganan medis, terutama pada kondisi darurat.
“Kalau terjadi kecelakaan laut di Pantai Batukaras, keberadaan Jembatan Sodongkopo sangat membantu. Dulu waktu tempuh menuju lokasi sekitar 15 menit, sekarang hanya sekitar 2 menit,” ujar Nurhayati, Selasa 21 Juli 2026.
Menurutnya, percepatan akses tersebut sangat penting karena setiap menit sangat berharga dalam proses penyelamatan korban, terutama pada kasus-kasus kegawatdaruratan di kawasan wisata yang ramai dikunjungi wisatawan.

Selain didukung akses infrastruktur yang semakin baik, Puskesmas Cijulang juga telah menjalin kerja sama dengan pihak asuransi untuk memberikan perlindungan kepada wisatawan. Asuransi tersebut secara otomatis diperoleh pengunjung saat membeli tiket masuk ke objek wisata, sehingga memberikan rasa aman selama berwisata di Pangandaran.
“Kerja sama ini tentu sangat membantu dalam mendukung sektor pariwisata agar semakin maju dan mendunia,” katanya.
Di sisi lain, Puskesmas Cijulang juga terus mengoptimalkan pelaksanaan program unggulan Bupati Pangandaran, Hj. Citra Pitriyami, yakni Kesehatan Melesat, yang bertujuan memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat.
Melalui program tersebut, masyarakat kurang mampu maupun warga yang telah terdaftar sebagai peserta BPJS tidak perlu lagi mengkhawatirkan biaya pelayanan kesehatan karena seluruh proses pelayanan dapat diakses secara gratis sesuai ketentuan yang berlaku.
“Puskesmas Cijulang berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan yang cepat, mudah, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” ungkapnya.
Saat ini, Puskesmas Cijulang membawahi tujuh desa di wilayah Kecamatan Cijulang. Bahkan, layanan ambulans disiapkan untuk menjangkau masyarakat hingga ke pelosok desa yang membutuhkan penanganan medis darurat maupun rujukan ke fasilitas kesehatan.
“Kalau ada warga yang membutuhkan ambulans, kami siap menjemput. Yang penting memenuhi persyaratan, seperti memiliki BPJS dan memang dalam kondisi darurat,” jelas Nurhayati.
Ia mengungkapkan, jumlah warga yang telah memanfaatkan layanan ambulans Puskesmas Cijulang sudah sangat banyak dan terus meningkat seiring kemudahan akses layanan yang diberikan.
Masyarakat yang membutuhkan layanan ambulans cukup menghubungi nomor layanan resmi Puskesmas Cijulang yang telah dipublikasikan melalui berbagai kanal media sosial, sehingga petugas dapat segera memberikan respons dan penanganan secepat mungkin.
Dengan dukungan infrastruktur yang semakin baik, pelayanan kesehatan yang terus ditingkatkan, serta sinergi antara pemerintah daerah dan tenaga kesehatan, Puskesmas Cijulang optimistis mampu memberikan layanan yang lebih cepat, mudah, dan berkualitas bagi masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke Pangandaran.***







Tinggalkan Balasan