Pangandaran, FOX Indonesia – Semangat gotong royong antara Pemerintah Desa, TNI, dan Polri di Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, membuahkan hasil manis. Ratusan kilogram jagung berhasil dipanen dari lahan yang dikelola secara kolaboratif di Desa Batumalang pada tahun 2026.

Kegiatan panen jagung ini merupakan bagian dari upaya nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Lahan pertanian yang sebelumnya kurang produktif kini disulap menjadi area pertanian yang menghasilkan, berkat sinergi antara aparat dan masyarakat desa.

Pengelolaan penanaman jagung dilakukan oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Batumalang. Sejak tahap penanaman hingga panen, program ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, menciptakan rasa memiliki sekaligus memperkuat kemandirian desa dalam sektor pangan.

Menariknya, suasana panen kali ini juga diramaikan oleh para pelajar dari sekolah-sekolah terdekat. Mereka tampak antusias ikut memetik jagung langsung dari kebun. Selain menjadi pengalaman berharga, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi tentang pentingnya pertanian dan ketahanan pangan sejak dini.

Kepala Desa Batumalang, Yusup Tajiri, mengatakan bahwa keberhasilan panen ini merupakan bukti bahwa kolaborasi lintas sektor mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Ini bukan hanya soal hasil panen, tapi bagaimana kita membangun kemandirian desa. Dengan dukungan TNI-Polri dan partisipasi masyarakat, kami optimistis program ini bisa terus berkelanjutan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa ke depan, pemerintah desa berencana memperluas lahan tanam serta mengembangkan komoditas pertanian lainnya guna meningkatkan kesejahteraan warga.

Panen jagung ini menjadi simbol keberhasilan sinergi dan komitmen bersama dalam menjaga ketahanan pangan di tingkat desa, sekaligus memperkuat peran masyarakat sebagai garda terdepan dalam pembangunan berkelanjutan.***