
Pangandaran, FOX Indonesia – Memasuki hari kedua setelah Lebaran (H+2), kawasan wisata Pantai Lapang Pacuan Kuda (Lapkud) Legokjawa di Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, dipadati pengunjung pada Senin, 23 Maret 2026.
Lonjakan Pengunjung Sejak Pagi
Sejak pagi, arus wisatawan di Lapkud Legokjawa meningkat pesat seiring mobilitas masyarakat memanfaatkan libur panjang. Pantai ini menawarkan panorama yang berbeda dibandingkan pantai lain di Pangandaran.
Selain keindahan laut lepas, Lapkud Legokjawa memiliki lintasan pacuan kuda yang membentang di sepanjang pesisir. Aktivitas latihan kuda menjadi daya tarik unik bagi wisatawan, memberikan pengalaman berbeda dari sekadar berjemur atau berenang.
Suasana Hangat Khas Lebaran

Pengunjung tampak antusias menyaksikan kuda-kuda berlatih, sambil berfoto atau menikmati suasana. Banyak keluarga memanfaatkan momen ini untuk menghadirkan pengalaman liburan yang tidak biasa.
Sepanjang hari, arus wisatawan terus meningkat. Area kuliner di sekitar pantai pun ramai dikunjungi, dengan hidangan khas lokal seperti ikan bakar segar dan seblak menjadi favorit. Suasana hangat khas Lebaran tampak jelas, di mana pengunjung bersantai bersama keluarga setelah beraktivitas di pantai.
Keunikan Pantai Menjadi Daya Tarik
Tiara, salah satu pengunjung asal Bogor, mengaku memilih Lapkud Legokjawa sebagai destinasi awal liburannya.
“Kami pilih ke Lapkud Legokjawa dulu karena ada saudara di Cimerak. Setelah ini, rencananya akan mengunjungi wisata lain di Pangandaran,” katanya.
Ia menilai kombinasi keindahan pantai dengan aktivitas pacuan kuda menjadi daya tarik tersendiri. “Pantainya indah dan menyejukkan, ditambah lapang kuda dan banyak kuda yang berlatih. Itu yang membuat berbeda. Apalagi sunset di sini juga terkenal bagus,” tambahnya.
Pengelola Imbau Tetap Utamakan Keamanan
Pelaksana Tugas Sekretaris Kecamatan Cimerak, Yanto Irawan, menyatakan kunjungan wisatawan pada libur Lebaran tahun ini cukup signifikan.
“Kami bersyukur kunjungan meningkat, tetapi mengingatkan pengunjung dan pengelola untuk tetap memperhatikan faktor keamanan,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa ombak di kawasan ini merupakan ombak laut lepas yang berbahaya. Wisatawan diimbau untuk tidak berenang sembarangan dan cukup menikmati pemandangan serta kuliner.
“Keselamatan tetap harus menjadi prioritas,” tegasnya.***





Tinggalkan Balasan