
Pangandaran, FOX Indonesia – Terobosan menarik dilakukan MA Al-Furqon Cimerak, Kabupaten Pangandaran, dalam meningkatkan kedisiplinan siswa. Sekolah ini kini menerapkan sistem scan barcode untuk seluruh siswanya sebagai langkah efektif memantau kehadiran dan aktivitas keluar-masuk lingkungan sekolah.
Sistem yang dijuluki sebagai “barcode anti bolos” ini terbukti memberi dampak signifikan. Setiap siswa diwajibkan melakukan pemindaian barcode saat masuk dan pulang sekolah. Proses ini dilakukan langsung di bawah pengawasan petugas keamanan.
Security MA Al-Furqon Cimerak, Dani Ramdani, mengungkapkan bahwa sistem ini sebenarnya sudah diterapkan sejak beberapa waktu lalu dan terus dikembangkan untuk hasil yang lebih optimal.
“Setiap siswa wajib scan barcode saat datang dan pulang. Data ini langsung terhubung dengan WhatsApp orang tua, jadi tidak bisa dimanipulasi. Sangat akurat untuk mengetahui jam masuk dan pulang anak,” kata Dani, Selasa 14 April 2026.
Dengan sistem tersebut, orang tua dapat memantau aktivitas anaknya secara langsung. Transparansi ini menjadi nilai tambah yang dirasakan baik oleh pihak sekolah maupun wali murid.

“Alhamdulillah, banyak perubahan. Sebelum ada barcode, masih ada siswa yang beralasan tidak jelas, seperti pamit ke orang tua berangkat sekolah tapi tidak sampai. Sekarang hal seperti itu tidak bisa terjadi lagi,” tambah Dani.
Penerapan teknologi ini dinilai tepat, mengingat sekitar 85 persen orang tua siswa telah menggunakan smartphone berbasis Android. Hal ini memudahkan integrasi sistem notifikasi secara real-time melalui aplikasi pesan.
Tak hanya itu, aturan di sekolah juga semakin diperketat. Siswa tidak diperbolehkan keluar masuk area sekolah saat jam pelajaran berlangsung tanpa izin resmi dari petugas.
“Di MA Al-Furqon, semua aktivitas keluar masuk harus seizin petugas. Jadi orang tua tidak perlu khawatir lagi,” tegasnya.
Dengan inovasi ini, MA Al-Furqon Cimerak menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang disiplin, transparan, dan berbasis teknologi, sekaligus memperkuat sinergi antara sekolah dan orang tua dalam mengawasi perkembangan siswa.***





Tinggalkan Balasan