
Pangandaran, FOX Indonesia – Semangat mahasiswa di Pangandaran untuk tampil di ruang publik kian terlihat. Tak ingin hanya jadi penonton di era informasi, mereka mulai serius mengasah kemampuan menulis melalui pelatihan artikel yang digelar oleh Universitas Padjadjaran Kampus Pangandaran, Selasa (15/4/2026).
Kegiatan yang diinisiasi Program Studi Ilmu Komunikasi ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan praktis menulis yang sesuai dengan standar media massa. Tak sekadar belajar teori, peserta diajak memahami bagaimana sebuah ide sederhana bisa diolah menjadi tulisan yang menarik dan layak terbit.
Berbagai materi dibahas secara mendalam, mulai dari teknik menemukan ide segar, menentukan sudut pandang yang kuat, hingga memahami kebutuhan redaksi media. Peserta juga dikenalkan pada strategi agar tulisan mereka mampu bersaing dan menembus media nasional.
Menariknya, pelatihan ini menghadirkan praktisi media, Aldi Nur Fadillah, yang juga dikenal sebagai salah satu kontributor media besar. Ia membagikan pengalaman langsung dari balik layar dunia jurnalistik, termasuk bagaimana proses seleksi naskah di redaksi.
Dengan pendekatan yang ringan dan komunikatif, Aldi mengajak peserta melihat menulis sebagai keterampilan yang bisa diasah siapa saja. Ia menekankan bahwa kepekaan terhadap lingkungan sekitar menjadi kunci utama dalam menghasilkan tulisan yang bernilai.

Menurutnya, banyak calon penulis gagal berkembang karena takut karyanya ditolak. Padahal, proses tersebut merupakan bagian penting dalam perjalanan belajar.
“Penolakan itu hal yang wajar. Justru di situlah kita tahu kekurangan kita dan bisa memperbaikinya,” ungkapnya di hadapan peserta.
Ia juga menegaskan bahwa konsistensi menjadi faktor penentu bagi siapa pun yang ingin serius di dunia kepenulisan. Menulis secara rutin dan berani mengirimkan karya menjadi langkah awal untuk dikenal oleh media.
Pelatihan yang berlangsung di ruang 3.8 Gedung Akademik PSDKU Unpad Pangandaran ini pun berlangsung dinamis. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan, bahkan beberapa mahasiswa langsung mencoba menyusun draft tulisan mereka di sela kegiatan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya mampu menulis dengan baik, tetapi juga berani menyuarakan gagasan dan isu-isu yang relevan dengan masyarakat luas. Pelatihan ini menjadi langkah awal bagi lahirnya penulis-penulis muda dari Pangandaran yang siap bersaing di tingkat nasional.***





Tinggalkan Balasan