
CIAMIS, Fox Indonesia – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Gerindra, Hj. Tina Wiryawati, melaksanakan kegiatan reses Tahun Anggaran 2026 di sejumlah wilayah Kabupaten Ciamis. Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi yang berkaitan dengan pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan warga.
Dalam agenda reses yang digelar di Kecamatan Banjarsari, masyarakat menyampaikan kebutuhan penyelesaian pengecatan Aula Kantor Desa Banjarsari yang selama ini menjadi pusat kegiatan pemerintahan desa maupun aktivitas kemasyarakatan. Warga berharap sarana tersebut dapat segera dituntaskan agar lebih representatif dan nyaman digunakan.
Selain itu, Tina juga menerima aspirasi terkait peningkatan perhatian terhadap kader Posyandu di Kecamatan Lakbok. Menurut warga, para kader memiliki peran penting dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu dan anak, sehingga diperlukan dukungan berupa insentif yang memadai untuk menunjang tugas mereka di lapangan.
Tidak hanya persoalan sarana dan pemberdayaan masyarakat, dalam dialog bersama warga, muncul pula keluhan mengenai kondisi lingkungan yang kerap menjadi persoalan setiap tahun. Sejumlah wilayah di Ciamis bagian selatan disebut sering mengalami banjir saat musim penghujan, sementara pada musim kemarau masyarakat justru menghadapi kesulitan mendapatkan pasokan air akibat kekeringan.
Kondisi tersebut dinilai menjadi tantangan yang perlu mendapat perhatian serius dari berbagai pihak karena berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat, sektor pertanian, hingga perekonomian warga.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Tina Wiryawati menegaskan bahwa seluruh masukan yang diterimanya akan menjadi bahan perjuangan di tingkat Provinsi Jawa Barat. Menurutnya, reses merupakan sarana penting untuk memastikan kebutuhan masyarakat dapat tersampaikan dan diperjuangkan melalui program pembangunan yang tepat sasaran.
“Setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat memiliki nilai penting karena berasal dari kebutuhan nyata di lapangan. Baik terkait infrastruktur desa, kesejahteraan kader Posyandu, maupun penanganan banjir dan kekeringan, semuanya akan kami catat dan dorong agar mendapatkan perhatian sesuai kewenangan yang ada,” ujarnya.
Ia menambahkan, persoalan banjir dan kekeringan membutuhkan solusi jangka panjang yang terintegrasi, mulai dari perbaikan sistem drainase, normalisasi saluran air, pembangunan sarana penampungan air, hingga penguatan program konservasi lingkungan.
Menurut Tina, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan dan mendukung program-program pembangunan yang berkelanjutan.
Kegiatan reses berlangsung dalam suasana hangat dan penuh antusiasme. Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdialog langsung dengan wakil rakyat dan menyampaikan berbagai kebutuhan yang selama ini menjadi perhatian masyarakat di daerahnya.
Melalui kegiatan reses ini, diharapkan aspirasi masyarakat Kabupaten Ciamis dapat menjadi prioritas dalam perencanaan pembangunan, sehingga mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat ketahanan lingkungan, serta mendorong kesejahteraan masyarakat secara merata.***





Tinggalkan Balasan